CYBERCOUNSELING INDONESIA
(_.·´¯`·«¤° (Cybercounseling Indonesia) °¤»·´¯`·._)

Selamat Datang di Cybercounseling Indonesia

Untuk bisa mengakses Cybercounseling ini, anda harus
register/daftar kemudian secara resmi anda menjadi
member/anggota di Cybercounseling.

Admin
Cybercounseling Indonesia


Syaputra Ramadona (XxmadonmexX)

CYBERCOUNSELING INDONESIA

Total User :1626
Total Posting : 427
Member Baru: dwiky
Update Sat Dec 10, 2016
 
IndeksPortalGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Most active topics
Perkenalan staff and member Cybercounseling
Bimbingan Konseling adalah ?
KRITIK & SARAN
Salam Kenaaal...!
Pendekatan dan Bentuk Konseling perkawinan
Hi salam kenal
woyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
Pengertian Bimbingan dan konseling kelompok.
Silahkan Kritik dan Sarannya
Definisi psikologi menurut para ahli
Top posters
Admin (330)
 
Binga (13)
 
rarasati (12)
 
sutan (7)
 
arrey (7)
 
sai handari (5)
 
uda_uky (4)
 
fireaholic (4)
 
restu (4)
 
Mella (3)
 
User Yang Sedang Online
Total 4 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 4 Tamu :: 2 Bots

Tidak ada

User online terbanyak adalah 179 pada Mon Sep 19, 2011 7:51 pm

Share | 
 

 Defenisi kesulitan belajar menurut para ahli

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
Admin


Jumlah posting : 330
Join date : 23.08.09
Age : 31
Lokasi : Curup - Bengkulu

PostSubyek: Defenisi kesulitan belajar menurut para ahli   Sun Jan 17, 2010 8:06 pm

Dan dalam kaitannya dengan Bimbingan dan Konseling, Bruce Shertzer dan Shelley C. Stone ( 1980 : 310 ) dan Hansel ea.al (1977 : 371 ) mengemukakan bahwa “Diagnosis merupakan upaya untuk mengenal dan memahami klien sehingga upaya –upaya yang dilakukan selanjutnya dalam pelaksanaan konseling dapat lebih terarah"

Syahril (1991 : 45 ) mengemukakan bahwa “Diagnosis kesulitan belajar itu merupakan usaha untuk meneliti kasus, menemukan gejala, penyebab dan menemukan serta menetapkan kemungkinan bantuan yang akan diberikan terhadap siswa yang mengalami kesulitan belajar"

Menurut Burton, seorang siswa dapat juga diduga mengalami kesulitan belajar kalau yang bersangkutan menunjukan kegagalan tertentu dalam mencapai tujuan belajarnya. Kegagalan belajar ini, seperti siswa dalam batas tertentu tidak mencapai ukuran tingkat keberhasilan atau tingkat penguasaan minimal dalam pengajaran tertentu, siswa tidak dapat mencapai prestasi yang semenstinya sesuai dengan potensinya, siswa gagal kalau tidak dapat mewujudkan tugas –tugas perkembangannya, dan lain –lain.

Siswa atau peserta didik merupakan unsur terpenting dalam suatu proses kegiatan belajar mengajar. Setiap guru berkeingingan agar siswa memperoleh hal yang optimal dari hasil belajarnya. Namun pada kenyataannya tidak semua siswa mendapatkan hasil yang diharapakan. Orang tua, masyarakat dan siswa sendiri kurang mengetahui mengapa dan apa yang terjadi sehingga siswa mendapatkan hasil yang rendah.
Belajar dapat diartikan sebagai “perubahan prilaku yang relatif tetap sebagai hasil adanya pengalaman ”1Menurut Witherington dalam buku Educational Psychology mengemukakan bahwa “Belajar adalah suatu perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari pada reaksi yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, kepandaian atau suatu pengertian ”2. Sedangkan menurut Syaiful Bahri Djamarah, belajar adalah “serangkaian kegiatan jia raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, efektif dan psiomotor ”3
Dari beberapa pendapat di atas, dpat dikemukakan adanya beberapa elemen yang penting yang mencirikan pengertian tentang belajar, yaitu :
  1. Belajar merupakan suatu perubahan dalam tingkah laku.
  2. Belajar merupakan suatu perubahan yang terjadi melalui latihan atau pengalaman.
  3. Perubahan yan terjkadi harus relatif mantap.


foot note :
  1. Sobur, Alex.2003.Psikologi Umum.Bandung : Pustaka Setia.Hlm.218
  2. Purwanto, Ngalim.1996.Psikologi Pendidikan.Bandung : Remaja Rosda Karya.Hlm.84
  3. Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta : Rieneka Cipta. Hlm. 13


just shared
thnx

_________________
Cybercounseling Indonesia
Media dan Forum Belajar Calon Konselor


Cybercounseling Stain Curup
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://cybercounselingstain.bigforumpro.com
Admin
Admin
Admin


Jumlah posting : 330
Join date : 23.08.09
Age : 31
Lokasi : Curup - Bengkulu

PostSubyek: Re: Defenisi kesulitan belajar menurut para ahli   Sun Jan 17, 2010 8:28 pm

siswa yang tidak dapat mencapai tujuan itu tidak mengetahui bahwa ia mengalami kesulitan apalagi mengetahui letak dan jenis kesulitannya. Disamping itu, adanya perbedaan individu seperti keadaan kemampuan, bakat, minat dan karakteristik lainnya juga melatarbelakangi perlunya usaha diagnosis dilakukan. Ada dua sumber utama siswa mengalami kesulitan belajar, yaitu berasal dari dirinya sendiri dan dari luar diri siswa. Dari dalam diri siswa bisa berupa gangguan otak, gangguan panca indra, cacat fisik dan gangguan psikis. Sedangkan penyebab dari luar siswa berupa keadaan keluarga, sarana dan prasarana sekolah dan kondisi sosial masyarakat.
Berikut ini dikemukakan beberapa hal yang melatarbelakangi perlunya diagnosis kesulitan belajar, antra lain :
  1. Adanya Siswa yang tidak mencapai tujuan, harapan dan hasil belajar sebagaimana diharapkan, padahal yang bersangkutan diperkirakan mampu untuk mencapainya.
  2. Siswa yang mengalami kesulitan tidak tahu letak kesulitannya, apalagi untuk keluar dari kesulitan yang dihadapinya.
  3. Siswa kadang tidak tahu bahwa dia sebenarnya bermasalah atau mengalami kesulitan belajar.
  4. Siswa kadang menampilkan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri.
  5. Kadang –kadang siswa yang bermasalah larut dalam permasalahan yang dihadapinya seakan –akan tidak mau keluar dari permasalahannya tersebut.
  6. Adanya perbedaan individu sehingga memerlukan penanganan yang lebih khusus.
  7. Membantu kelancaran proses belajar mengajar agar terlaksananya dengan baik dan dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
  8. Guru dan pihak lainnya bertanggung jawab atas pencapaian tujuan pendidikan yang telah diharapkan.



Laporan Diagnosis Kesulitan Belajar dan Pengajaran Perbaikan.2002.Jurusan BK, Fakultas Ilmu Pendidikan : UNP.
Alizamar, dkk. Diagnosis Kesulitan Belajar dan Pengajaran Perbaikan merupakan Kunci Peningkatan Mutu Hasil Belajar


just shared
thnx

_________________
Cybercounseling Indonesia
Media dan Forum Belajar Calon Konselor


Cybercounseling Stain Curup
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://cybercounselingstain.bigforumpro.com
 
Defenisi kesulitan belajar menurut para ahli
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
CYBERCOUNSELING INDONESIA :: Bimbingan Konseling :: Semester IV :: Diagnosis Kesulitan Belajar-
Navigasi: