CYBERCOUNSELING INDONESIA
(_.·´¯`·«¤° (Cybercounseling Indonesia) °¤»·´¯`·._)


Selamat Datang di Cybercounseling Indonesia

Untuk bisa mengakses Cybercounseling ini, anda harus
register/daftar kemudian secara resmi anda menjadi
member/anggota di Cybercounseling.

Admin
Cybercounseling Indonesia


Syaputra Ramadona (XxmadonmexX)

CYBERCOUNSELING INDONESIA

Total User :1592
Total Posting : 426
Member Baru: maria Samudra
Update Wed Jul 23, 2014
 
IndeksPortalGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Most active topics
Perkenalan staff and member Cybercounseling
Bimbingan Konseling adalah ?
KRITIK & SARAN
Hi salam kenal
Salam Kenaaal...!
Pendekatan dan Bentuk Konseling perkawinan
woyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
Ebook Heaven
Definisi psikologi menurut para ahli
wooooooooooooi
Top posters
Admin (330)
 
Binga (13)
 
rarasati (12)
 
arrey (7)
 
sutan (7)
 
sai handari (5)
 
uda_uky (4)
 
restu (4)
 
fireaholic (4)
 
Mella (3)
 
User Yang Sedang Online
Total 3 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 3 Tamu :: 1 Bot

Tidak ada

User online terbanyak adalah 179 pada Mon Sep 19, 2011 7:51 pm
Share | 
 

 ciri dan proses belajar serta faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
Admin


Jumlah posting: 330
Join date: 23.08.09
Age: 29
Lokasi: Curup - Bengkulu

PostSubyek: ciri dan proses belajar serta faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar   Sun Jan 17, 2010 8:15 pm

Adapun ciri –ciri belajar yang dikemukan oleh Syaifull Bahri Djamarah, adalah sebagai berikut :
  1. Perubahan yang terjadi secara sadar.
  2. Perubahan dalam belajar yang bersifat fungsional.
  3. Perubahan dalam belajar yang bersifat positif dan aktif.
  4. Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara.
  5. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah
  6. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku

Secara garis besar, ada dua faktor yang mempengaruhi proses belajar, yaitu :
  1. Faktor Endogen, yakni semua faktor yang berada dalam diri individu.
  2. Faktor Eksogen, yakni semua faktor yang berada diluar individu.

Kedua faktor diatas, dalam banyak hal acap kali saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain.

Faktor Endogen.
Faktor Endogen ini meliputi faktor fisik dan faktor psikis.
  1. Faktor Fisik
    Yang temasuk dalam faktor fisik ini adalah kesehatan, anak yangkurang sehat atau kurang gizi, daya tangkap dan kemampuan belajrnya akan kurang dibandingkan dengan anak yang sehat. Selain kesehatan, cacat yang dibawa anak sejak berada dalam kandungan juga termasuk dalam faktor fisik. Anank yang bisu atau tuli sejak lahir akan menghadapi kesulitan untuk bereaksi dan berineteraksi dengan lingkungan sekelilingnya.
  2. Faktor Psikis
    Banyak faktor yang termasuk aspek psikis yang bisa mempengaruhi kuantitas dan kualitas perolehan pembelajaran. Diantarnya adalah sebagai berikut :

  • Intelegensi
  • Perhatian dan minat
  • Bakat
  • Motivasi
  • Kematangan
  • Kepribadian

Faktor Eksogen.
Faktor Eksogen ini meliputi faktor keluarga, sekolah dan lingkungan lain.
Faktor Keluarga.
Menurut pandangan sosiologis, keluarga adalah “Lembaga sosial terkecil dari masyarakat ”. Keluarga merupakan kelompok sosial pertama dalam kehidupan manusia tempat ia belajar dan menyatakan diri sebagai manusia sosial dalam hubungan interaksi dengan kelompoknya. Keadaan keluarga akan sangat menentukan berhasil tidaknya anak dalam menjalin proses belajarnya.
Faktor keluarga sebagai salah satu penentu yang berpengaruh dalam belajar, terdiri dari tiga aspek, yakni :
  • Kondisi ekonomi keluarga.
  • Hubungan emosional orang tua dan anak.
  • Cara mendidik anak

Pada umumnya adala tiga metode dalam mendidik anak yaitu sebagai berikut :
  • Permisif
  • Otoriter
  • Demokrasi

Faktor Sekolah.
Lingkungan sekolah yang meliputi para guru, pegawai administrasi dan teman –teman sekolah, sangat mempengaruhi semangat belajr seorang anak. Ada beberapa aspek yang dapat dilihat dari faktor lingkungan sekolah ini, diantaranya :
  1. Cara mengajar para guru
  2. Kerpibadian para personel guru.
  3. Hubungan emosional antara g uru dan murid
  4. Kedisiplinan sekolah.

Faktor Lingkungan lain.
Faktor ini meliputi teman bergaul ada aktivitas dalam masyarakat. Aktivitas di luar sekolah memang baik untuk membantu perkembangan anak. Namun, tidak semua aktivitas dapat membantu anak.
Bertitik tolak dari situasi di atas, maka perlulah rasanya dilakukan suatu kegiatan yang membantu siswa dalam belajar. Sebelum beranjak jauh mengenai prosedur pelaksanaan diagnosis ini, terlebih dahulu akan dikemukakan pengertian dari diagnosis belajar. Istilah diagnosis belajar diadopsi dari bidang medis. Menurut Thorndike dan Hargen ( Abin Syamsudin 19 : 307 ), diagnosis dapat diartikan sebagai :
  1. Upaya atau proses menemukan kelemahan atau penyakit apa yang dialami seseorang melaui pengujian dan studi yang seksama mengenai gejala –gejalanya.
  2. Studi yang seksama terhadap fakta tentang sesuatu hal untuk menentukan karakteristik atau kesalahan –kesalahan esensial.
  3. Keputusan yang dicapai setelah dilakukan studi yang seksama atas gejala atau fakta tentang sesuatu hal.


Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta : Rieneka Cipta

just shared
thnx

_________________
Cybercounseling Indonesia
Media dan Forum Belajar Calon Konselor


Cybercounseling Stain Curup
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://cybercounselingstain.bigforumpro.com
 

ciri dan proses belajar serta faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
CYBERCOUNSELING INDONESIA :: Bimbingan Konseling :: Semester IV :: Diagnosis Kesulitan Belajar-